"Saya dan hampir semua kita tetap menganjurkan agar KPK dan Polri bisa berjalan bersama dan bersinergi. Jika kedua lembaga bertumbukan maka merugikan bangsa. Suasana kebatinan publik, orang lebih cenderung agar KPK menyelidikinya. Tapi kedepannya saya yakin KPK akan selalu berkoordinasi dengan Polri," papar Priyo kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (6/8/2012).
Priyo merespon rencana pimpinan KPK dan Kapolri bertemu. Pertemuan tersebut diharapkan segera digelar agar permasalahan kewenangan pengusutan kasus korupsi di Korlantas Polri ini menjadi jelas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Priyo, Presiden SBY perlu turun tangan kalau nantinya pertemuan pimpinan KPK dan Kapolri tidak membuahkan hasil. Tentu upaya Presiden ini, menurut Priyo, tidak diartikan sebagai upaya intervensi.
"Apakah Bapak Presiden perlu turun tangan, saya berpendapat kalau pertemuan KPK dan Kapolri sudah selesai menemukan jalan keluar mungkin Bapak Presiden tidak perlu cawe-cawe. Tapi kalau masih menyisakan masalah saya menyarankan bapak Presiden memberikan pandangan dan arahannya kepada Kapolri dan KPK dan itu saya kira kita semua tidak pernah berarti Presiden intervensi. Namun hanya mensinergikan hal yang perlu," tandasnya.
(van/trq)











































