"Kita koordinasi dengan pengamanan busway untuk memperketat penjagaan. Kita juga minta masyarakat sekitar untuk melaporkan bila mengetahui adanya perusakan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Senin (6/8/2012).
Rikwanto mengatakan penembakan ini terjadi pada 4 Agustus pukul 23.10 WIB. Penembakan beberapa halte ini menyebabkan kaca-kaca di halte busway ini retak dan pecah.
"Ditemukan satu buah gotri untuk senapan angin atau airsoft gun, diduga pakai itu (menembaknya)," sambungnya.
Rikwanto mengatakan di hari yang sama sudah terjadi 3 kali penembakan halte di sepanjang Jl MT Haryono. Dari tiga kejadian itu, dua penembakan diduga dilakukan orang yang sama.
"Dua penembakan diperkirakan orang yang sama dengan sebelumnya dan menggunakan kendaraan yang sama," terang Rikwanto.
Rikwanto menuturkan berdasar keterangan satpam yang melihat kejadian itu, pelaku menggunakan sedan silver. Namun nomor polisi kendaraan itu belum diketahui.
"Dari hasil retakan kaca kita duga menggunakan senjata yang sama dan senjatanya diduga ilegal," lanjutnya.
Penembakan orang tak dikenal yang terjadi Sabtu (4/8) malam ini menyebabkan
kaca-kaca di halte Cawang Ciliwung, halte Stasiun Cawang, dan halte Cawang Otista serta halte Tebet BKPM. Semua halte terletak di Jl MT Haryono, Jakarta Timur pecah kaca-kacanya.
(nal/vit)











































