Mahasiswa Dukung KPK Usut Simulator SIM: Kami Cicak Berani Lawan Buaya

Mahasiswa Dukung KPK Usut Simulator SIM: Kami Cicak Berani Lawan Buaya

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Senin, 06 Agu 2012 11:59 WIB
Mahasiswa Dukung KPK Usut Simulator SIM: Kami Cicak Berani Lawan Buaya
Foto: angling ap/detikcom
Semarang -

Dukungan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menangani kasus simulator SIM mengalir dari mahasiswa di Semarang, Jateng. Mereka menenteng spanduk bertuliskan: "Kami Cicak Berani Lawan Buaya".

Para mahasiswa berorasi bergantian di eks bundaran videotron, Jl Pahlawan Semarang, Senin (6/8/2012). Mereka menilai kasus tersebut seharusnya ditangani KPK tanpa campur tangan kepolisian.

Koordinator aksi, Nanda Harianto menilai kepolisian telah melanggar pasal 50 Undang-undang nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi. "Seharusnya berlandaskan UU tersebut, pihak kepolisian segera menghentikan penyidikan dan menyerahkan sepenuhnya kepada KPK," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Massa yang berasal dari BEM KM Universitas Diponegoro (Undip) tersebut berorasi dan melakukan tatrikal pertarungan antara buaya versus cicak yang menyimbolkan kepolisian dan KPK. Poster-poster dukungan untuk KPK juga mereka usung di Jl Pahlawan sehingga menarik perhatian pengguna jalan.

Dalam unjuk rasanya, mahasiswa menuntut kepolisian menghentikan penyidikan kasus simulator SIM, reformasi total kepolisian, kejaksaan harus menolak berkas kepolisian.

"Kami juga menuntut Presiden SBY memberi instruksi kepada kepolisian agar taat hukum," imbuh Nanda.

(alg/trw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini