"Iya memang mengaku kesal, karena sampai terlambat penyelesaian simulator," kata Kabid Dikmas Korlantas, Kombes Pol Kilat Purwoyudo, saat dikonfirmasi, Senin (6/8/2012).
Menurut Kilat, Teddy saat itu menjadi ketua panitia tender pengadaan simulator SIM di Korlantas Polri. Dia menagih sisa produksi yang belum diselesaikan oleh Sukotjo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, kasus pemukulan itu sudah dilaporkan ke Polrestabes Bandung. Kilat mendapat informasi, kasus itu masih bergulir.
"Kasus itu lanjut kok, sudah dilaporkan ke Polres," ucap Kilat.
Sukotjo sebelumnya mengaku pernah dipukul oleh anak buah Irjen Djoko Susilo di Korlantas Polri bernama AKBP Teddy Rismawan terkait masalah simulator SIM. Aksi itu terekam CCTV dan muncul di situs jejaring sosial Youtube.
Menurut kuasa hukum Bambang, Erick Samuel Paat, video itu benar adanya. Kejadian itu berlangsung pada tanggal 4 Juli 2011. Bambang dipukul menggunakan sandal.
Dalam video itu, Teddy yang berbadan tegap memakai baju kaos putih. Sementara Bambang yang duduk di dekat jendela memakai baju berwarna hitam. Hadir juga sejumlah anggota kepolisian lain yang tak berseragam serta pengusaha dari PT CMMA berinisial BS, sebagai pemenang tender proyek.
(mad/ndr)











































