Pengamat: Belum Ada Capres Kuat untuk Pilpres 2014

Pengamat: Belum Ada Capres Kuat untuk Pilpres 2014

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Senin, 06 Agu 2012 11:04 WIB
Jakarta - Sejumlah nama kandidat capres 2014 mulai bermunculan. Tapi belum ada satu pun yang dipandang cukup kuat di mata publik saat ini.

"Kalau membaca parpol yang ada saat ini memang belum terlalu memberi harapan adanya figur yang benar-benar mendapat dukungan meluas di khalayak pemilih," kata pengamat politik, Gun Gun Heryanto, kepada detikcom, Senin (6/8/2012).

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang belakangan naik daun juga bisa turun popularitasnya menjelang Pilpres 2014.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mega dinilai lebih layak menjadi king maker ketimbang sebagai capres.

"Menurut saya Mega itu sudah di fase titik jenuh di pemilih," katanya.

Sementara Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie yang telah resmi mendeklarasikan pencapresannya juga popularitasnya tidak kunjung naik.

"Ical, saya kira memang peluang dia itu berat. Sejumlah kriteria Capres 2014 memang saat ini berjauhan dengan stigma politik yang melekat pada Ical," lanjut Gun Gun.

Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto memang popularitasnya terus naik. Tapi peluang Prabowo nyapres sangat tergantung kebesaran hati PDIP.

"Minimal dia masih bisa meneruskan koalisi dengan PDIP, tentu selama Mega tidak jadi Capres PDIP," papar Gun Gun.

Sementara Ketua Umum PAN Hatta Rajasa memang terus berjuang menaikkan elektabilitasnya. Namun secara politis belum cukup kuat.

"Hatta, susah karena prototipe dirinya yang peknokrat birokratis. Power dia masih terbatas di ruang lingkup leading sector dia saat ini dan secara politis baru bisa memersuasi internal PAN dan sebagian warga Muhammadiyah. Belum terlihat kapasitas diirinya memberi impresi lebih," papar dia.

(van/aan)


Berita Terkait