Korban percobaan perampokan di jalan Olahraga, Condet, Kramat Jati, Jakarta Timur telah diperiksa di Mapolsek Kramat Jati. Dari hasil pemeriksaan polisi mengungkap pelaku percobaan perampokan berjumlah dua orang.
"Pelaku berjumlah dua orang, satu orang yang mengotak-atik motor, dan satu lagi pelaku yang menunggu di motor," ujar Kapolsek Kramat Jati Kompol Imran Gultom, saat dihubungi detikcom, Minggu (5/8/2012) malam.
Imran mengatakan usai kejadian tersebut ketiga korban langsung dibawa kerumah sakit, dan beberapa telah diperiksa menjadi saksi di Mapolsek Kramat Jati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
lebih lanjut ia mengatakan korban yang ditembak pelaku hanya terserempet peluru sehingga korban sudah diperkenankan pulang oleh pihak rumah sakit.
"Korban yang terserempet peluru sudah diperbolehkan pulang oleh pihak rumah sakit," tandasnya.
Sebelumnya korban percobaan perampokan di jalan Olahraga, Condet, Kramat Jati, Jakarta Timur telah diperiksa di Mapolsek Kramat Jati. Dari hasil pemeriksaan polisi mengungkap pelaku percobaan perampokan berjumlah dua orang.
Masing-masing dari pelaku memiliki peran sendiri, satu orang mengotak-otik dan yang satu lagi menunggu di Motor.
Peristiwa percobaan perampokan tersebut terjadi sekitar pukul 18.45 WIB di Jl Olahraga 1, Rt 10, Rw 05, Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur. Korban bernama Suryadi (28) tertembak di dada kiri saat memergoki dan mengejar pelaku perampokan Motor Yamaha Mio bernopol B 3206 TUA miliknya. Pelaku tak jadi membawa motor tersebut. Namun sebelum kabur dia sempat menembakkan timah panas menyrempet dada kiri Suryadi.
Lili Afandi (45) kakak pemilik motor yang tertembak di perut bagian kiri dan Padan Sembiring (42) yang mengalami serempet peluru, ketiganya langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri Bhayangkara Kramat Jati, Jakarta Timur sebelum diperiksa di Mapolsek Kramat Jati. Dalam peristiwa tersebut pelaku yang berjumlah dua orang tidak berhasil membawa kabur motor dikarenakan cakram motor masih terkait gembok.
(edo/)










































