Sikap PKB Cenderung Netral

Pilpres Putaran Kedua

Sikap PKB Cenderung Netral

- detikNews
Jumat, 27 Agu 2004 09:01 WIB
Jakarta - Sikap Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada pemilu presiden (pilpres) putaran kedua baru akan diputuskan melalui mukernas, 31 Agustus 2004. Namun, ada kecenderungan partai pimpinan Alwi Shihab itu akan memilih bersikap netral. Demikian diungkapkan Wakil Ketum DPP PKB Mahfud MD dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (27/8/2004) pagi. "Opsinya masih sama yakni, mendukung SBY atau Mega, netral atau tidak memilih salah satu dari mereka. Antara yang netral dengan yang memilih Mega atau SBY masih sama kuat. Namun kemungkinan titik temunya netral," ujarnya. Apakah berarti tidak ikut dalam pemerintahan? "Belum tentu, tapi jangan berharap di pemerintahan. Kalau ada yang ngajak dengan pertimbangan politik tertentu bukan tidak mungkin," jawabnya.Ia menambahkan, ada 2 hal yang menjadi persoalan apabila ikut dalam pemerintahan. Pertama, Wiranto-Gus Solah pasangan yang dicalonkan PKB kalah pada putaran pertama. Kedua, apabila koalisi dengan Mega-Hasyim, sudah ada kontrak 4 parpol yang mendukung pasangan itu. "Ibaratnya kita sudah ketinggalan kereta," kata Mahfud.Satu-satunya peluang untuk ikut dalam pemerintahan adalah menyokong pasangan SBY-Kalla. Diakui Mahfud, sebagian DPW memang cenderung mendukung pasangan itu. "Namun belum tentu bisa diterima keempat unsur yang akan mengambil keputusan," papar mantan menhan di era Gus Dur itu. (rif/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads