Korban yang bernama Jured (35), warga Warukawung, Kecamatan Depok, Cirebon, ditemukan di dekat kandang bebeknya yang terletak di Desa Babakan Mekar, Kecamatan Dukupuntang, Cirebon. Tangannya terikat dan darah berceceran di kepala.
"Waktu saya ke sawah, saya kaget, Jured sudah tewas berlumuran darah. Tangannya diikat di belakang," kata Suwarto.
Suwarto, Wuri dan Jured, berkongsi memelihara 700 bebek dan Jured bersedia menggembala unggas itu. "Hari ini rencananya bebek akan saya ambil untuk persiapan Lebaran," kata Wuri di kantor Polsek Dukupuntang, Jumat (3/8/2012). Setelah diteliti, bebeknya berkurang 100 ekor.
Kapolsek Dukupuntang AKP Gunawan menuturkan, korban diduga dipukul dengan balok kayu. "Dua balok dan satu golok tertinggal di TKP, ini milik pelaku yang diperkirakan 2 orang atau lebih. Rupanya pelaku telah mempersiapkan," tutur Gunawan.
Saat ini, jasad korban berada di Rumah Sakit Bhayangkara Losarang Indramayu untuk keperluan penyelidikan.
"Kalau kasus perampokan bebek, baru ini terjadi. Saya tidak pernah mendengar di Dukupuntang terjadi sebelumnya," kata Suwarto.
(trw/nrl)











































