Awasi Kelayakan Makanan, Sudin Peternakan Sidak Carrefour dan Giant

Awasi Kelayakan Makanan, Sudin Peternakan Sidak Carrefour dan Giant

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jumat, 03 Agu 2012 14:44 WIB
Awasi Kelayakan Makanan, Sudin Peternakan Sidak Carrefour dan Giant
Sidak ke Carrefour (Edo/ detikcom)
Jakarta -

Petugas Suku Dinas Peternakan dan Perikanan Jakarta Timur melakukan inspeksi mendadak di hipermarket Carrefour dan Giant di Cakung. Di lokasi, petugas mengambil 8 sampel untuk mengetahui tingkat kelayakan konsumsinya.

"Delapan sampel yang diambil tadi mewakili tiga jenis sampel yang akan diuji di mobil labkesmavet," ujar Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Sudin Peternakan dan Perikanan Jaktim Sabdo Kurnianto, saat ditemui di lokasi sidak, Jl Raya Bekasi, Cakung, Jakarta Timur, Senin (3/8/2012).

Tidak ada masalah dalam sampel yang diambil oleh petugas. Hanya saja Sabdo mengatakan, ada salah satu produk olahan yang hampir memasuki masa kedaluwarsa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada satu sampel olahan daging sosis yang hampir masuk masa kedaluwarsa, sehingga kami minta pengelola untuk menarik 10 produk tersebut yang masih dipajang," tuturnya.

Sesuai aturan, penarikan tetap harus dilakukan meskipun belum kedaluwarsa. Seharusnya produk boleh diperjualbelikan maksimal 2 minggu sebelum tanggal kedaluwarsa.

"Dalam kemasan itu tertera tanggal kedaluwarsa pada 7 Agustus 2012. Karena masih dijual, kami minta produk itu ditarik," terang Sabdo.

Di tempat yang sama, Store Manager Stefanus mengatakan akan menarik 10 kemasan sosis yang masih dipajang. Dia juga mengapresiasi sidak yang dilakukan oleh aparat Sudin.

"Apapun hasilnya, kita selalu memberikan yang terbaik untuk pelanggan," katanya.

Di Carrefour yang berjarak kurang lebih 1 km dari Giant petugas menemukan 8 kemasan sayap ayam yang tidak layak konsumsi. Sabdo mengaku sudah meminta sayap itu dimusnahkan dan akan memanggil pihak swalayan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

"Dari hasil Uji eber yang kita lakukan dari salah satu sampel yang kita ambil secara acak ditemukan sayap ayam tidak aman konsumsi," kata Sabdo.

"Kami akan mencegah dan memusnahkan. Intinya apapun yang hasil tadi langsung dimusnahkan. Dan kita akan tingkatkan kontrol," tandas store manager Rosman.

(gah/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini