Jangan sembarangan menggunakan handphone di jalanan. Kawanan penjahat bisa saja sedang mengintai mangsa. Seperti yang dialami seorang satpam Waryadi. Waryadi ditodong celurit oleh dua bandit jalanan saat asyik memainkan HP-nya di Jl Gunung Sahari Raya, Jakarta Pusat.
"Dia lagi BBM-an (BlackBerry Messenger) dan mau angkat telepon. Dua pelaku datang, HP korban dirampas dan ditodong celurit," kata Kapolsek Sawah Besar Kompol JR Sitinjak saat dihubungi detikcom, Jumat (3/8/2012).
Sitinjak mengatakan peristiwa itu terjadi pada Kamis (2/8), pukul 23.00 WIB. Saat itu, memang pelaku ES (32) dan C (21) sedang berkeliling mencari korbannya. Ketika melihat Waryadi memegang HP, kedua pelaku lantas mendekati korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah mendekati korban, pelaku langsung merampas HP BlackBerry Waryadi. Namun HP tersebut terjatuh. Waryadi berteriak. Mendengar teriakan Waryadi, kedua pelaku panik.
"Mereka sempat menyambar korban dengan celurit tapi tidak sampai luka. Mereka lalu kabur pisah arah," jelasnya.
Karena panik tadi, lanjut Sitinjak, pelaku meninggalkan motor mereka. Warga yang mendengar teriakan Waryadi ramai-ramai mengejar pelaku. Saat itu ada polisi yang sedang patroli di sekitar lokasi. Kedua pelaku berhasil ditangkap.
"Mereka lari tunggang langgang, satu ke arah Selatan, satu lagi ke Utara. Tapi massa mengejar dengan patroli kita. Ketangkap juga. Tapi HP korban nggak dapat. Karena jatuh terus sudah ramai massa," ungkapnya.
Sebelumnya dua pelaku yang melarikan diri dengan sepeda motor ditabrak polisi dari belakang. Keduanya lalu ditangkap setelah mencoba merampok Waryadi.
Pengejaran polisi diketahui karena korban sempat berteriak. Teriakan korban didengar petugas yang sedang berpatroli malam itu.
"Kebetulan ada patroli dari Polsek Sawah Besar melintas langsung dikejar hingga motor pelaku ditabrak di Jalan Gunung Sahari, tidak jauh dari lokasi korban ditusuk," kata Sitinjak, saat dihubungi, Kamis (2/8).










































