Cara Pelapor Kasus Korupsi Simulator SIM Beri Uang ke Polisi

Cara Pelapor Kasus Korupsi Simulator SIM Beri Uang ke Polisi

Moksa Hutasoit - detikNews
Jumat, 03 Agu 2012 09:31 WIB
Jakarta - Pelapor kasus dugaan korupsi pengadaan driving simulation R2 dan R4, Dirut PT Inovasi Teknologi Indonesia, Sukotjo S Bambang, mengaku sering memberikan uang kepada sejumlah anggota polisi. Pemberian uang itu dilakukan dengan cara-cara yang tidak biasa.

Melalui kuasa hukumnya, Erick S Paat, Sukotjo menjelaskan sejumlah triknya dalam memberikan uang. Setiap hendak menuju Mabes Polri, Sukotjo tidak akan lupa untuk membawa belasan paper bag.

Bungkusan itu bukan tidak ada isinya. Brownies, molen Bandung atau bolu kukus merupakan menu wajib yang harus ada di dalam tas kertas itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setiap paper bag, juga sudah ada nama serta pangkat dari orang yang nantinya bakal menerima. Di dalam tiap bungkusan itu juga sudah terselip uang.

"Tentu pangkat yang lebih tinggi kan nggak mau disamain sama yang lebih rendah," kata Erick saat ditemui di Bandung, Kamis (2/8/2012).

"Kisarannya dari Rp 2,5 juta. Kalau untuk Kombes Rp 15 juta," imbuhnya lagi.

Bukan hanya uang saja yang diberikan oleh Sukotjo. "Isi kulkas juga kadang diisiin," lanjutnya.

Selain itu, Sukotjo juga mengaku sering diminta untuk dibayari sejumlah hiburan polisi. Meski sering menolak karena tak ada biaya, Sukotjo pun terpaksa mengalah.

"Pernah nggak bawa uang, tapi polisi bilang ada ATM di bawah. Ya mau nggak mau terpaksa ambil dulu," kata Erick.

(mok/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads