Banjir dan longsor di Ambon telah surut dan menyisakan sejumlah kerusakan mulai dari rumah warga hingga fasilitas umum. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengeluarkan Rp 5,7 milyar untuk memperbaiki 118 rumah yang terkena longsor.
"BNPB juga telah menyerahkan Rp 5,7 milyar untuk perbaikan perumahan sebanyak 118 unit yang terkena longsor sebulan sebelumnya," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, pada detikcom, Kamis (2/8/2012).
Sutopo menjelaskan selain dana miliaran tersebut, BNPB menyiapkan dana segar siap pakai untuk operasional tanggap darurat. "BNPB telah menyerahkan dana siap pakai Rp 250 juta untuk operasional tanggap darurat," singkat Sutopo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"BNPB, BPBD Maluku, BPBD Kota Ambon bersama instansi terkait masih melakukan penanganan darurat, seperti Kementerian Kesehatan, Kementerian PU, Kementerian Sosial, Basarnas, Tagana, TNI, Polri, PMI, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas lainnya dan masyarakat. Pendataan dan penanganan darurat masih dilakukan di lapangan," papar Sutopo.
Pada berita sebelumnya, BNPB mencatat 10 korban meninggal dan 1.452 pengungsi akibat banjir dan longsor yang terjadi di Ambon sejak Rabu (1/8) lalu. Bencana tersebut juga merusak 5.240 rumah warga di sejumlah lokasi berbeda di Ambon.
(vid/mok)










































