Yuk Datang ke Pameran Keragaman Budaya Papua

Yuk Datang ke Pameran Keragaman Budaya Papua

Pandu Triyuda - detikNews
Jumat, 03 Agu 2012 01:31 WIB
Jakarta - Memudarnya seni Maramowe di pesisir Kamoro, Papua, karena alasan penghasilan yang lebih menjanjikan, menjadi perhatian serius para akademisi di Universitas Indonesia (UI). Acara yang akan menampilkan ragam budaya Papua digelar.

"Maramowe merupakan salah satu peninggalan budaya yang perlu dijaga dan dilestarikan. Namun menurunnya minat orang Kamoro untuk mengukir dapat menghilangkan seni Maramowe," ujar kepala kantor komunikasi UI, Siane Indriani, dalam keterangan pers yang diterima detikcom, Kamis (2/8/2012).

Siane menuturkan, supaya seni ini tidak memudar, maka UI mengadakan acara yang bernama Pekan Pameran Ragam Budaya Papua dengan tajuk 'Kamoro: Tinggalan Budaya Maramowe'.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Acara ini diadakan oleh Papua Center Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (PACE FISIP) dilengkapi berbagai aktivitas budaya seperti pertunjukan seni (mengukir, tarian), upacara tradisi, dialog budaya, pemutaran film etnografi, kuliner Kamoro," katanya.

Siane menuturkan PACE FISIP UI memiliki program untuk mengenalkan budaya Papua ke masyarakat Indonesia.

"PACE FISIP UI menggagas program kerja salah satunya yaitu pengenalan budaya Papua," ungkapnya

Acara ini rencananya akan berlangsung mulai 31 Juli hingga 5 Agustus 2012 di Bentara Budaya Jakarta. Turut dhadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup RI, Balthazar Kambuaya, Mantan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan yang juga Guru besar bidang Antropologi UI, Prof. Dr. Meutia F. Hatta dan Dr. Kalmann β€˜Kal’ Muller, warga negara Amerika yang telah menghabiskan waktu 17 tahun bersama orang Kamoro.

(ndu/mok)


Berita Terkait