Sejumlah kawasan yang terendam banjir di antaranya Galala, Lateri, Passo, Laha, Leitimur Selatan, dan sekitarnya. Kawasan lainnya, seperti Batu Gajah, Mangga Dua, Karang Panjang, Batu Merah, Kebun Cengkeh, Ahuru, Lateri, Nania Negeri Lama, Wayame, Hatiwe Besar, diterjang longsor.
"Longsorannya tidak terlalu besar. Beberapa ruas jalan putus," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho kepada detikcom, Rabu (1/8/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebagian besar permukiman warga terisolir sehingga perlu dievakuasi dengan tali," tambahnya.
BPBD telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menangani hal ini. Saat ini tim tengah mendata kerusakan atau kerugian dan mengevakuasi warga. "Ada langkah tanggap darurat maupun evakuasi," jelas Sutopo.
Banjir diperkirakan terkait siklon tropis Saola di perairan Filipina. Di bagian utara negara tersebut, siklon makin menguat dengan tekanan terendah 950 mb dan kecepatan 80 knot (150 km/jam).
"Pergerakannya cenderung ke arah utara barat laut menjauhi wilayah Indonesia," tutup Sutopo
(/)











































