Jusuf Kalla Hadiri Munas Apjati
Kamis, 26 Agu 2004 15:56 WIB
Bandung -
Cawapres Jusuf Kalla menghadiri Musyawarah Nasional Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (Apjati) di Hotel Jayakarta, Bandung, Kamis (26/8/2004). Penyelesaian masalah TKI diminta tidak berbelit-belit. "TKI merupakan salah satu masalah terpenting yang harus diselesaikan. Dilema yang dihadapi penempatan TKI yang lebih baik tanpa melupakan harga diri bangsa," kata Jusuf Kalla saat berdialog dengan TKI.Menurut Kalla, harus ada pengacara yang mendampingi dan melindungi setiap masalah TKI."Seharusnya, pengacara asing yang mengerti hukum negara yang bersangkutan," ujarnya.Penyelesaian persoalan TKI, kata dia, sebaiknya tidak berbelit-belit. Misalnya, dalam pembuatan paspor sehingga masalah legal dan ilegal dapat terselesaikan. "Yang terpenting jangan mengambil keuntungan dari pengiriman TKI," tandas dia."Waktu saya menjabat Menko Kesra, saya sempat mengambil alih masalah TKI ini. Padahal ini masalah Bapak Jacob Nuwawea sebagai Menakertrans tetapi akhirnya justru saya yang mengambil alih," imbuh Kalla. Ketua Steering Commitee Apjati Idris Laena mengatakan Munas Apjati bukan merupakan dukungan terhadap salah satu capres. "Kami mengundang kedua capres dalam acara ini. Kemarin sudah dialokasikan untuk pasangan Mega-Hasyim. tetapi tidak bisa hadir. Meskipun wakil dari pihak mereka menyampaikan mengenai persoalan TKI tetapi yang disampaikan Jusuf Kalla lebih menyentuh dan memperlihatkan beliau sangat menguasai masalah tenaga kerja," papar Idris.Munas Apjati, menurutnya, tidak mengeluarkan keputusan mendukung salah satu capres. "Ini masalah internal organisasi sehingga tidak bicara politik. Tetapi dari apa yang dibicarakan pihak capres mudah-mudahan anggota Apjati dapat mengambil kesimpulan siapa yang akan dipilih," kata Idris.
(aan/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
