Massa tergabung dalam FPNT (Forum Peduli Nasib Taxi) dan FKPTPB (Forum Komunikasi Pengemudi Taxi Pelabuhan Barelang). Mereka berkonvoi menuju kantor walikota Batam, Selasa (31/7/2012) sejak pukul 09.00 WIB.
Selain itu, massa juga merazia taksi pelat hitam yang biasa beroperasi di Bandara Hang Nadim. Massa mendapati sejumlah mobil yang mengangkut penumpang dari bandara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi ricuh terjadi saat sejumlah sopir taksi mencoba membakar 6 ban bekas. Polisi tidak mengizinkan. Kericuhan batal memuncak setelah perwira polisi dan Provost menengahi. Ban bekas batal dibakar karena diamankan polisi.
Para penumpang di bandara kelimpungan karena tidak ada satu pun taksi beroperasi di bandara. Mereka terpaksa menggunakan mobil carteran atau menunggu jemputan anggota keluarga.
Hingga kini tidak ada tanda-tanda Pemko Batam merespon tuntutan sopir taksi tersebut. Namun sopir taksi mengaku akan terus mendesak walikota agar tidak memberi izin taksi baru.
(trw/trw)











































