"Kalau ada pelanggaran ya kita akan proses, sekarang kita tunggu ya, dikawal ya," kata Kapolri, Jenderal Pol Timur Pradopo, usai menghadiri acara buka puasa di Jl Denpasar, Jaksel, Senin (30/7/2012).
Timur menjelaskan, saat ini tim gabungan masih berada di Sumsel untuk melakukan penyelidikan. Tim tersebut terdiri dari Propam, Bareskrim serta kepolisian setempat yang dipimpin langsung oleh Kadiv Propam.
"Sehingga kita ungkap sebenar-benarnya, seterang-terangnya," ujarnya.
Bentrok antar warga dengan personel Brimob mengakibatkan Angga bin Darmawan (12) tewas tertembak. Selain itu, 5 orang warga juga menderita luka-luka. Bentrokan bermula ketika personel Brimob melakukan olah TKP terkait kasus pencurian pupuk di Rayon III.
Versi polisi, saat itu rombongan Brimob bersenjata lengkap tiba-tiba diserang warga saat melaksanakan patroli. Sementara Walhi Sumsel menyebut bentrokan terjadi ketika warga menghampiri polisi yang masuk ke desa mereka.
Namun karena aparat melihat banyaknya warga yang mendatangi, mereka mengeluarkan tembakan ke arah warga.
(mok/tor)











































