Kerry: Bush Harus Bertanggung Jawab atas Skandal Abu Gharib
Kamis, 26 Agu 2004 13:46 WIB
Jakarta - Para pemimpin di Gedung Putih dan Pentagon harus dimintai pertanggungjawaban atas penyiksaan di penjara Abu Gharib, Irak. Demikian dicetuskan kandidat presiden Demokrat AS, John Kerry.Senator Kerry juga menegaskan bahwa Menteri Pertahanan Donald H. Rumsfeld harus mengundurkan diri atas skandal Abu Gharib. Kerry pun mengimbau Presiden George W Bush untuk membentuk sebuah komisi independen.Komisi itu, ujar Kerry, harus menyelidiki semua rantai penyiksaan yang terjadi dan mengapa itu terjadi. "Kita adalah negara yang dijalankan di bawah kepemimpinan sipil," ujar Kerry. Diimbuhkan Kerry, seperti dilansir Associated Press, Kamis (26/8/2004), sudah sewajarnya pemimpin sipil juga bertanggung jawab atas pelanggaran yang terjadi di Abu Gharib. Komentar Kerry tersebut menanggapi laporan yang dirilis panel independen yang dipimpin mantan Menteri Pertahanan AS James R. Schlesinger. Panel tersebut menyimpulkan bahwa pemimpin-pemimpin militer senior AS di Irak dan Pentagon bisa disalahkan atas skandal Abu Gharib. Namun panel tersebut tidak merekomendasikan Rumsfeld untuk mundur.Menurut Kerry, baik Rumsfeld maupun Bush harus bertanggung jawab atas kasus penganiayaan tahanan Irak. Kubu Bush pun langsung mengeluarkan tanggapan atas statemen Kerry. Juru bicara kampanye Bush, Steve Schmidt berujar: "Serangan politik ini hanya merupakan contoh terbaru kesediaan John Kerry untuk mengatakan apapun yang ia yakini akan menguntungkan dirinya secara politik."
(ita/)











































