45 PSK yang Kabur dari Panti Sudah Mempersiapkan Diri

45 PSK yang Kabur dari Panti Sudah Mempersiapkan Diri

Muhammad Iqbal - detikNews
Senin, 30 Jul 2012 16:35 WIB
45 PSK yang Kabur dari Panti Sudah Mempersiapkan Diri
Jakarta -

Kaburnya 45 penghuni Panti Sosial Karya Wanita Mulya Jaya, Pasar Rebo, rupanya sudah terencana sejak awal. Para penghuni yang kabur sudah mempersiapkan diri.

Kepala TU Panti Sosial Karya Wanita Mulya Jaya, Emil Salamun, menerangkan, insiden ini terjadi sejak pagi. Ada sekitar 60 orang yang mendobrak masuk dan membawa para PSK. Diduga, mereka adalah germo dan pacar para PSK.

Emil menerangkan, pada pagi hari, sekitar 30an orang berhelm dan bermasker datang ke panti membawa motor. Mereka memarkir motor di depan panti, dan mendobrak pagar sampai rusak. Puluhan orang itu sempat dihadang satpam, namun tak berhasil karena kalah jumlah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para pelaku itu merangsek masuk saat para penghuni tengah beraktifitas di halaman membersihkan halaman. Diantara penghuni ada yang sedang menyapu, mengepel dan beraktifitas rutin lainnya.

Mereka lalu berteriak,"'ayo pergi..!! Ayo pergi..!!" mengajak para penghuni. Rupanya, para PSK itu sudah mempersiapkan diri. Aktivitas membersihkan halaman yang dilakukan mereka hanya pura-pura.

"Penghuni yang kabur itu dibawa naik motor oleh para pelaku, karena mereka (pelaku) sebagian sudah bersiap di motor. Nah, di jalan depan, saya dan petugas dapati sekitar 15 seragam panti. Ternyata mereka yang
kabur itu pakai baju double, sehingga melepaskannya di jalan," kata Emil.

"Ya mereka mungkin germo atau apa, saya belum bisa pastikan. Tapi yang jelas ada hubungan pekerjaan antara pelaku dan penghuni panti yang kabur," imbuhnya.

Emil juga menegaskan, bahwa para penghuni yang kabur dan penyerangan ke panti, tidak ada kaitannya dengan pengiriman 9 orang PSK beberapa jam sebelumnya.

"Pukul 02.30 WIB, itu memang ada kiriman 9 orang eks-WTS (Wanita Tuna Susila) dari satpol PP Tangerang. Mereka adalah hasil dari razia jalanan, saat itu saya yang menerima mereka. Nah, habis sahur satpol
PP itu pulang lagi sementara eks-WTS kami simpan di unit seleksi. Ini tidak ada hubungannya dengan penyerangan jam 06.45 pagi," ucap Emil.

(mad/mad)


Berita Terkait