"Silakan diproses, bahwa di negara ini siapa pun yg melanggar hukum dan salahi aturan ada sanksinya," kata Jubir Kepresidenan, Julian Aldrin Pasha.
Kepada wartawan yang menemui di Bina Grha, Jl Veteran, Jakarta, Senin (30/7/2012), disebutkannya Presiden SBY telah memerintahkan ke jajaran Polhukam untuk menyelidiki aksi yang menewaskan seorang warga itu. Termasuk prosedur penanganan massa oleh jajaran kepolisian setempat.
"Kita belum tahu persis kejadian seperti apa. Sedang diselidiki dan bilamana terjadi sesuatu yang tak sesuai dengan hukum tentu akan diproses," ujar Julian.
"Tentu dengan himbauan warga masyarakat juga bisa menahan diri karena aksi kekerasan apapun bentuknya, sebaiknya tidak terjadi dan harus dihindari," sambungnya.
Lebih lanjut Julian menekankan tentang peran serta dari jajaran pemerintahan daerah setempat untuk meredakan keadaan. Serta terus mengupayakan jalan keluar terbaik atas masalah agraria yang telah berlangsung cukup lama itu.
"Ada kepala desa, lurah, camat sampai gubernur, di kepolisian pun demikian. Jadi hendaknya pamong berkoordinasi dan mencari solusi terbaik apa bisa dicapai di mana semua pihak bisa menerima," kata Julian.
(lh/tfq)











































