Kafe yang Kena Sweeping Ormas Tak Langgar Jam Operasional, Tapi Jual Bir

Kafe yang Kena Sweeping Ormas Tak Langgar Jam Operasional, Tapi Jual Bir

Rivki - detikNews
Senin, 30 Jul 2012 14:30 WIB
Kafe yang Kena Sweeping Ormas Tak Langgar Jam Operasional, Tapi Jual Bir
Jakarta - Aksi Ormas Majelis Pembela Rasulullah yang men-sweeping Kafe De Most di Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan masih diselidiki. Kafe itu diketahui tidak melanggar jam operasional tetapi menjual minuman beralkohol.

"Dia tidak melanggar jam buka tapi dia menjual bir. Sementara kasusnya masih penyelidikan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jend Sudirman, Jakarta, Senin (30/7/2012).

Kendati melakukan pelanggaran, Rikwanto tetap tidak membenarkan aksi sweeping yang dilakukan oleh ormas tersebut. Terlebih dalam razia tersebut ada dugaan penganiayaan dan penggunaan senjata tajam.

"Dalam sweeping itu, kita juga sita 5 samurai, 2 golok, 1 clurit, 4 stick golf, dan 1 bendera Majelis Pembela Rasulullah," tambah Rikwanto.


Polisi menggaruk 62 anggota ormas Majelis Pembela Rasulullah di Cafe De Most, Jalan Veteran Raya Kavling 8, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Sabtu 28 Juli pukul 23.00 WIB.

Massa mendatangi kafe tersebut dengan persenjataan seperti celurit, stik golf, golok dan samurai serta bendera ormas.

Para pelaku kemudian merusak dan menghancurkan barang-barang di kafe dan memukul dua orang karyawan kafe. 2 Anak yang ikut sweeping ditahan karena kepergok membawa golok dan celurit.

(rvk/aan)


Berita Terkait