Paus yang Terdampar di Muara Gembong akan Diteliti

Paus yang Terdampar di Muara Gembong akan Diteliti

- detikNews
Senin, 30 Jul 2012 13:38 WIB
Paus yang Terdampar di Muara Gembong akan Diteliti
Paus di Muara Gembong (JAAN)
Jakarta - Bangkai bayi paus berbobot dua ton yang terdampar di Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, ditarik ke Pulau Kotok di Kepulauan Seribu. Di pulau itu, bangkai mamalia laut raksasa itu akan diteliti.

"Kami sudah koordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan lembaga lain yang menangani agar paus itu dibawa ke suatu wilayah di Kepulauan Seribu untuk penelitian. Kami diminta untuk menarik paus itu," ujar Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenhub, Bambang S Ervan, saat dihubungi detikcom, Senin (30/7/2012).

Komandan Pangkalan Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP) Tanjung Priok, Kapten Nafri membenarkan akan dilakukan penelitian oleh lembaga terkait atas paus sperma tersebut. Saat ini sejumlah orang dari berbagai lembaga sudah berada di atas kapal menuju Pulau Kotok.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di kapal sudah ada dari KKP, Kemendikbud, dan LSM, serta pihak lainnya. Mereka yang akan melakukan penelitian di Pulau Kotok yang berada 35 mil dari Jakarta," papar Nafri.

Bayi paus yang diperkirakan berusia 4 tahun itu saat ini ditarik dari Muara Gembong dengan menggunakan dua kapal patroli. Penarikan bangkai paus agak terkendala lantaran posisi paus yang berada di perairan dengan kedalaman hanya satu meter.

Mulanya, paus tersebut berada di pantai di Muara Bendera, Muara Gembrong. Lokasi ini berjarak sekitar 25 km dari lokasi terdamparnya paus di Karawang. Paus ini berada sekitar 5 km dari Kampung Peting yang merupakan desa terdekat di Muara Gembong.

Bayi paus itu sebelumnya terdampar di Karawang, Jawa Barat. Setelah terdampar sekitar 4 hari, pada Sabtu (28/7) berhasil ditarik ke laut lepas oleh beberapa kapal. Namun di tengah jalan, paus yang lemah dan dalam keadaan terluka ini diduga kehilangan arah sehingga terdampar lagi 25 km dari tempatnya terdampar pertama kali.


(vit/nwk)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads