Kebakaran di Toko Kelontong di Semarang Tewaskan 6 Orang

Kebakaran di Toko Kelontong di Semarang Tewaskan 6 Orang

- detikNews
Kamis, 26 Agu 2004 12:48 WIB
Semarang - Kebakaran di toko kelontong Laris di Jl. Kiai Saleh, Semarang, Kamis (26/8/2004) dini hari merenggut nyawa enam orang. Beberapa pejabat berdatangan ke lokasi dan memberi simpati atas insiden tersebut.Pejabat yang datang, antara lain Kapolda Jateng Irjen Chaerul Rasjid, Kapolwiltabes Semarang Kombes Badrodin Haiti, dan Walikota Semarang Sukawi Sutarip. Ketiganya meninjau langsung lokasi kebakaran secara bergelombang sekitar pukul 08.30 WIB.Kapolda Jateng Irjen Chaerul Rasjid kepada wartawan mengatakan akan mengusut tuntas penyebab kebakaran itu. Untuk itu, pihaknya menerjunkan tim Labfor untuk melakukan identifikasi. "Meski dugaan sementara masih berkisar pada listrik, kami akan menyelidiki sebab-sebab lainnya," tandasnya.Kejadian itu terjadi pada pukul 02.53 WIB. Api diduga bermula dari Toko Laris yang sekaligus tempat tinggal keluarga Peng Lok (66). Kemudian api merembet ke Toko Hasil milik Peng Yan, dan kios penjahit milik Kurdi (66). Seluruh barang dagangan di kedua toko tersebut ludes.Selain itu, api juga menghanguskan kendaraan milik Peng Lok, masing-masing sebuah mobil sedan Honda Accord, motor Honda Supra, dan sebuah Vespa. Semua kendaraan ada di dalam garasi saat insiden itu terjadi.Enam orang yang menjadi korban tewas adalah pemilik Toko Laris Tjin Peng Lok alias Rusdi Pranoto (66), istri Peng Lok Lie Ing Swie (62), anak Peng Lok Nanik Lita Pranoto (25), dan tiga pembantu Wiwin (22), Jum (21), dan Ning (22). Mereka berenam diketahui mati di kamar mandi.Diduga, keenamnya tidak bisa keluar karena pintu utama tidak bisa dibuka. Kemudian mereka berlari ke kamar mandi untuk menyelamatkan diri. Tapi tidak berhasil. Dikabarkan, Nanik sempat menelepon tujuh orang kerabatnya sebelum meninggal. Usaha itu pun tidak berhasil menyelamatkan nyawa seluruh penghuni rumah.Saat ini, jenazah keenam korban dibawa ke RS Karyadi. Di sana, jenazah itu divisum sambil menunggu konfirmasi dari para kerabat.Dalam insiden itu, Wakil Komandan Peleton Mugiyanto mengalami patah kaki karena terjatuh dari atap saat menyelamatkan korban. Dia juga langsung dilarikan ke RS Karyadi untuk menjalani perawatan.Meski kebakaran itu tidak terhitung besar, api baru bisa dipadamkan pukul 05.30 WIB. Sedangkan evakuasi korban dilakukan setengah jam berikutnya. (asy/)


Berita Terkait