"Kondisinya sekarang makin membaik, cara bernafasnya juga sudah mendekati normal," ujar aktivis Koordinator Satwa Liar Jakarta Animal Aid Network (JAAN) yang berada di lokasi, Benvika, saat dihubungi detikcom, Sabtu (28/7/2012).
Benvika melihat perubahan kondisi yang menggembirakan dari Paus tersebut. Makin menjauh dari bibir pantai, kondisi fisik Paus semakin sehat.
"Soalnya dia tidak lagi terbebani dengan berat tubuhnya, kedalaman air membuat badannya semakin ringan," jelasnya.
Saat dihubungi sekitar pukul 15.00 WIB, Benvika menjelaskan posisi Paus kini sudah berhasil dibawa 3 mil menjauh dari pinggir pantai. "Sekarang kita mau menuju 5 mil," papar Benvika.
Meski begitu, Paus tersebut masih terus ditarik oleh kapal KPLP KN 348 milik Kemenhub. Paus yang diperkirakan berbobot 2 ton itu selanjutnya diserahterimakan ke TB Bima milik Pelindo II untuk ditarik ke laut dalam. Pasukan TNI akan terus mengawal paus itu sampai perairan dalam.
"Laporan Kapt.Nafri, Komandan Pangkalan KPLP Tanjung Priok, bahwa tepat pukul 14.45 WIB paus berhasil dievakuasi, ditarik oleh kapal KPLP KN 348," tutur Kapuskompu Kemenhub, Bambang S Ervan.
Bambang menjelaskan proses penyelamatan melibatkan personel KPLP, Kopassus, dan unsur-unsur lain. Total ada 2 kapal KPLP dan 7 kapal rider yang ikut membantu proses evakuasi ini. (mok/gah)











































