Ospek di Unhas Berlanjut, Sejumlah Maba Muntah dan Pingsan

Ospek di Unhas Berlanjut, Sejumlah Maba Muntah dan Pingsan

- detikNews
Kamis, 26 Agu 2004 11:09 WIB
Makassar - Orientasi dan Studi Pengenalan Kampus (Ospek) di Unhas telah memasuki hari ketiga. Sejumlah mahasiswa baru (maba) banyak yang muntah-muntah, karena dipaksa merayap di jalan dan push up. Juga ada pula yang pingsan. Di Fakultas Teknik Unhas misalnya, maba diharuskan datang paling lambat pukul 06.00 WITA, Kamis (26/8/2004). Di depan pintu 1 kampus Unhas, maba laki-laki sebagian besar dipaksa untuk berjalan jongkok menuju gedung Fakultas Teknik, yang jaraknya sekitar 700 meter. Selain berjalan jongkok, juga sebagian di antaranya diwajibkan merayap di jalan. Tak pelak, puluhan mahasiswa baru muntah. Juga banyak di antaranya yang mengalami luka lecet pada tangan, lantaran bergesekan dengan aspal. Bukan hanya merayap, maba juga harus berguling di jalan. Dari pengamatan detikcom, di sepanjang jalan pintu 1, nampak ceceran muntah mahasiswa baru yang tak tahan dengan perpeloncoan. Sementara itu, di pintu 2 kampus Unhas, hal yang sama terjadi pula. Penyambutan mahasiswa baru sebenarnya terpusat di jalan ini. Karena sebagian besar fakultas di Unhas menyemput mabanya disini. Sejak pukul 05.00 WITA, maba mulai disuruh kenkreng dan berjalan jongkok. Juga nampak para mahasiswa yang lebih senior berteriak dan membentak maba. Nampak pula, mahasiswa yang pingsan dan dipapah seniornya karena kelelahan. Beberapa fakultas yang menjemput mabanya di jalan ini, antara lain; Fakultas Hukum, Fakultas Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol), Fakultas Sastra, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), Fakultas Kedokteran Gigi (FKG), Fakultas Matematika dan IPA (MIPA), Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Kelautan dan Perikanan, Fakultas Pertanian dan Kehutanan, dan Fakultas Peternakan. Sekadar diketahui, sejak Rabu (25/8/2005) kemarin sejumlah mahasiswa baru mengalami cedera pada tangan dan kakinya. Salah satu maba yang mengalami keseleo di tangan kirinya Surya Darmansyah, maba Fakultas Pertanian dan Kehutanan. Juga sebahagian diantaranya sedang dirawat di RS Wahidin Sudirohusodo, Makassar. "Sejak ada yang keseleo tangannya, kami kini telah mengubah konsep ospek. Kini kami hanya membuat game untuk maba tanpa melakukan kekerasan," ujar Rahmat Hidayat, stering Ospek, Fakulta Pertanian dan Kehutanan, Jurusan Teknologi Pertanian (Tekper). (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads