"Kalau tidak ada Abang Nicolas, Saya tidak tahu nasib saya bagaimana," tutur Karyawati tersebut di Mako Kopassus Cijantung, Jakarta Timur, Jumat (27/7/2012).
Ia menjelaskan dirinya masih trauma terkait peristiwa memilukan itu. Dirinya merasa beruntung masih ada orang yang memiliki jiwa ksatria seperti Serda Nicolas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya seorang karyawati berusia 31 tahun nyaris diperkosa di dalam angkot C01 dengan nopol B 1106 VTX di Jl Lapangan Banteng, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Senin (23/7), pukul 22.45 WIB.
Selain hendak diperkosa, karyawati ini juga dirampok. Pelaku mengambil HP miliknya. 5 Pelaku berusaha merampas tas milik korban. Karyawati ini pun berteriak.
Teriakannya didengar oleh seorang anggota Kopassus, Serda TNI Nicolas Sandi Harewan. Serda Nicolas lantas mengikuti laju angkot tersebut. Hingga akhirnya menangkap seorang pelaku berinisial AA (sebelumnya disebut T).
Sementara 4 rekan AA melompat dari angkot dan melarikan diri. AA dan angkot tersebut diserahkan ke Polres Jakarta Pusat. Pelaku berinisial AA itu dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. 2 Pelaku lainnya ditangkap di Cirebon, Jawa Barat. Dengan demikian masih ada 2 pelaku yang dicari.
(rvk/ahy)











































