Perlu Kapal Perang untuk Tarik Paus di Karawang

Perlu Kapal Perang untuk Tarik Paus di Karawang

- detikNews
Jumat, 27 Jul 2012 12:55 WIB
 Perlu Kapal Perang untuk Tarik Paus di Karawang
KRI Sultan Iskandar Muda (dok. detikcom)
Jakarta - Terdamparnya paus di karawang menarik perhatian kalangan DPR. Komisi IV DPR yang membidangi pertanian, perikanan, kelautan, dan lingkungan hidup meminta kapal batubara dan kapal perang dikerahkan untuk menarik Paus ke samudera.

"Saya juga memantau. Memang posisinya agak sulit karena berada dalam kedalaman yang tidak memungkinkan kapal besar bisa digunakan. Seperti halnya yang sering terjadi terdamparnya ikan paus, sebaiknya arah kepalanya diarahkan ke laut dan menunggu pasang di tarik ke laut. Saya menyarankan agar kapal perang kita dapat menariknya, tentu dengan tali yang agak panjang karena kapal tersebut tidak bisa merapat lebih dekat,"kata Wakil Ketua Komisi IV DPR, Herman Khaeron, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (27/7/2012).

Bisa saja dimanfaatkan kapal pengangkut batubara. Kapal ini biasanya besar dan kuat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kan disekitar karawang banyak kapal pensuplai batu bara ke PLTU Indramayu dan Cirebon, mungkin bisa membantu untuk menariknya. Untuk kepentingan lingkungan mereka harus membantu Saya akan kontak KKP untuk menyelamatkan itu, dan KKP juga ada kapal yang cukup kuat untuk menarik itu,"paparnya.

Seekor paus berbobot 2 ton terdampar di perairan dangkal di Pakis Jaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Paus ini terdampar di perairan ini sejak Rabu (25/7) kemarin.

6 Kapal digunakan untuk menarik paus tersebut agar bisa kembali ke laut lepas. Namun percobaan evakuasi paus ini menemukan kegagalan.

Kementerian Perhubungan melalui Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Ditjen Perhubungan Laut turut membantu evakuasi paus tersebut. Langkah serupa juga dilakukan Pelindo.

Pertamina juga telah mengirimkan kapal-kapal security untuk evakuasi paus. Namun kapal ini kesulitan menarik paus itu. Rencananya Pertamina akan mengirimkan kapal yang lebih besar untuk membantu evakuasi.

(van/gah)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads