Acara tabur bunga dimulai pukul, 09.30 WIB, Jumat (27/7/2012). Sebelum acara tabur bunga digelar, mereka berdoa terlebih dahulu. Usai berdoa, spanduk besar dibentangkan di halaman.
Mereka lalu menaburkan bunga di depan kantor PDIP tersebut. Satu lajur Jl Diponegoro ditaburi bunga. Sambi menabur bunga, mereka juga menyanyikan lagu Gugur Bunga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka menuntut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menuntaskan kasus berdarah 27 Juli 1996 lalu. Beberapa di antara mereka juga menabur bunga di sekitar Istana Negara.
Sejumlah korban secara bergantian berorasi. Orasi mereka rata-rata mengenai pengalaman mereka saat kejadian peristiwa berdarah itu. Ada 5 orang perwakilan dari mereka yang diperkenankan masuk ke dalam Istana untuk menyampaikan surat tuntutan mereka.
Ketua Forum Komunikasi Kerukunan 124 Ali Husein mengatakan selama ini pemerintah berkomitmen melakukan supremasi hukum di berbagai bidang. Namun pada kenyataannya masih ada tebang pilih kasus. Seperti kasus pelanggaran HAM, yang masih banyak belum bisa dituntaskan.
"Kemungkinan kami akan melakukan aksi lagi untuk mengingatkan rakyat dan mendesak presiden untuk segera menuntaskan berbagai kasus pelanggaran HAM. Kita juga berencana membangun tugu untuk memperingati peristiwa 27 Juli," kata Ali.
(gus/asy)











































