"Diketahui pukul 17.42 WIB kemarin, menjelang maghrib. Beberapa barang sudah diambil. Kerugian pastinya masih dihitung, tapi ada sekitar seratusan juta," kata Kapolsek Tambun, Kompol Andri Ananta, saat dihubungi detikcom, Jumat (27/7/2012).
Andri mengatakan barang-barang yang diambil perampok yakni televisi, laptop, dan kamera. Saat maling menyatroni rumah ini, pemiliknya sedang tidak ada di rumah. Rumah tersebut dalam keadaan kosong.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Andri, dari olah TKP ditemukan pintu masuk utama rumah itu dijebol. Begitu juga pintu kamar pemilik rumah itu, ikut rusak. Diduga maling yang berjumlah lebih dari dua orang itu masuk melalui pintu utama.
"Kita sudah periksa 6 saksi. Bekas tapak sepatu ada. Masih kita dalami," sambungnya.
Informasi humas Polda Metro Jaya menyebutkan kerugian yang diderita pemilik rumah tersebut yakni senilai Rp 120 juta. Pemilik rumah bernama Muhyidin (45) saat itu menitipkan kunci rumahnya kepada tukang renovasi dapurnya.
Muhyidin mengaku ia berangkat kerja, Kamis (26/7), pukul 09.00 WIB. Karena sedang ada tukang yang merenovasi dan mengerjakan kitchen set, Muhyidin menitipkan kunci rumah kepada tukang tersebut.
Saat pulang kerja sekitar pukul 17.45 WIB, Muhyidin pulang ke rumah dan mendapati pintu kamarnya sudah rusak. Serta beberapa barang hilang. Ia lantas melaporkan kejadian ini ke Polsek Tambun.
(gus/)










































