"Nggak berpengaruh. Makin dikaitkan makin populer nanti," kata Pramono kepada detikcom, Jumat (27/7/2012).
Pramono memang telah bertemu Emir Moeis secara langsung. Kepada Pramono, Emir menjanjikan siap menghadapi masalah ini sendiri.
"Pak Emir sendiri mengatakan dia akan menghadapi kalau sudah ada panggilan KPK, dia akan menghadapi sendiri, dia mengatakan belum memerlukan lawyer atau pengacara, tetapi dia juga menyatakan kalau persoalan ini jadi persoalan politik, tentunya langkahnya berbeda. Mudah-mudahan ini tidak menjadi persoalan politik," katanya.
Emir juga menjanjikan akan kooperatif terhadap KPK. Menurut Pramono, PDIP hanya berharap KPK profesional dalam menelusuri kasus hukum.
"Kalau ini hanya persoalan hukum, saya yakin Pak Emir siap menghadapi, dia akan datang sebagai warga negara yang menghormati hukum,"tutupnya.
Sebelumnya, Emir dijerat KPK dengan pasal dugaan suap. Dia diduga terlibat dalam proses pemenangan tender PT AI terkait proyek PLTU di Tarahan, Lampung.
(van/mad)











































