Berikut tujuh cara mereka untuk menghalau para atapers:
Anjing Pelacak
|
|
Ustad dan Marawis
|
ilustrasi marawis
|
Selain ustad, PT KAI juga menggunakan kesenian marawis untuk mengimbau penumpang agar tidak naik di atap kereta. Kesenian marawis ini dibawakan oleh sebuah yayasan di Citayam. Anggota yayasan ini dulunya adalah orang-orang yang sering naik di atap kereta, namun mereka sekarang sudah sadar dan tidak naik di atap gerbong lagi.
Cat Semprot
|
|
Bola Beton
|
|
Sebelumnya telah dipasang bola beton di sekitar Stasiun Bekasi, yakni di KM 27 Stasiun Bekasi dan di KM 27. Setiap gawang terdapat 24 bola beton yang terayun-ayun. Bola beton in tidak akan dipasang di jalur kereta listrik, melainkan di jalur kereta diesel saja. Hal ini dikarenakan ada hambatan konstruksi.
Pemasangan gawang bola dari beton dinilai ampuh menghalau Atapers alias penumpang kereta yang suka duduk di atap. PT KAI pun menambah lagi pemasangan bola-bola beton di lintas Bekasi-Cikampek. Kali ini bola beton dipasang di Cikarang.
Hasilnya sementara efektif. Hari ini, dilaporkan tidak ada satu pun penumpang yang nekat naik di atap KRL karena khawatir terhantam bola beton seberat 3 kg itu.
Sapu-sapu Atap KRL
|
|
Pemasangan sapu-sapu atap dilakukan pada malam hari yakni mulai pukul 00.00-04.00 WIB. Pemasangan dilakukan jika KRL tidak digunakan karena kereta menggunakan listrik.
Sapu-sapu atap berbentuk seperti sapu lidi. Alat ini akan dilumuri bahan cair yang tidak disukai manusia namun tetap aman. Untuk perawatannya, sapu-sapu atap yang menggunakan kain webbing cukup disemprot dengan menggunakan tongkat panjang dan dipompa.
Pintu Koboi
|
|
Pintu koboi ini terbuat dari fiber glass dengan tebal 1 cm, panjang 1,5-2 m, dan lebar 10 cm yang ditempel pada tiang listrik. Alat ini baru dipasang di jalur kereta dari Bogor ke Jakarta.
Pemasangan dilakukan di Stasiun Pasar Minggu, Duren Kalibata dan Tebet. Nah, mulai Kamis 9 Februari 2012 hingga hari ini, PT KAI memasang lagi pintu koboi dari Jakarta ke Bogor di Pasarminggu Baru-Kalibata.
Dengan alat ini, penumpang akan terkena tamparan. PT KAI mengklaim dengan alat ini, penumpang atapers berkurang hingga 45 persen.
Listrik Aliran Atas KRL Direndahkan
|
|
Jalur-jalur yang ketinggian LAA bakal direndahkan antara lain Tebet-Manggarai, Tebet-Cawang, Citayam-Depok, Bojong-Cilebut dan Citayam-Bojong.
Salah satu rute yang ketinggian listrik aliran atasnya sudah direndahkan adalah di kawasan flyover Sudirman. PT KAI juga akan memasang rambu-rambu pemberitahuan LAA sudah diturunkan.
Halaman 2 dari 8











































