"Silakan saja, saya menghormati. Agak berlebihan, ini hanya perbedaan pandangan, dan mestinya tidak perlu dicela dan dikecam, biarkan pandangan hidup dan memperkaya kita untuk mencari solusi terbaik permasalahan ini. Saya tidak pernah menganjurkan dikubur, saya menginginkan kita menatap ke depan," kata Priyo kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (26/7/2012).
Priyo menghormati apapun keputusan BK DPR. Namun, Priyo menyayangkan laporan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menawarkan pembicaraan dengan KontraS. Agar semuanya jelas sehingga tidak ada perbedaan pandangan.
"Itu hanya saran saya untuk melihat ke depan, masa saya ditekan dengan cara itu, masa berpendapat tidak boleh toh. Itu tidak mengurangi rasa empati. Kalau teman-teman KontraS ingin ketemu saya akan temui," pungkasnya.
(van/trq)











































