"Ketika kita menerima mereka, hari Minggu (22/7) dua orang dari mereka kabur dari hotel sekitar pukul 03.00 WIB," kata Kepala Sub Seksi Penindakan Keimigrasian, Ramdhani, pada wartawan di Kantor Imigrasi Tanjung Priok, Koja, Jakarta Utara, Kamis (26/7/2012).
Ramdhani kurang mengetahui jelas kronologi kaburnya imigran gelap tersebut. Pihak imigrasi mencurigai para imigran yang kabur tersebut dibantu oleh rekan mereka yang berasal dari Afghanistan juga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
51 Imigran lainnya masih ditahan oleh pihak Imigrasi dengan pengawasan yang lebih ketat dari kepolisian. Mereka ditahan karena tidak melengkapi diri mereka dengan paspor, visa, dan sejenisnya.
"Untuk yang kabur ini kita lakukan koordinasi dengan polisi dan pihak terkait untuk kembali menangkap mereka. Mereka tidak ada yang bawa pasport dan surat-surat lainnya," ucap Ramdhani.
Pada berita sebelumnya, Satuan Keamanan Laut TNI AL mencurigai adanya pemindahan penumpang kapal di perairan pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu. Ternyata para penumpang tersebut adalah para imigran gelap yang semuanya berjenis kelamin laki-laki asal Afghanistan yang hendak menuju Christmas Island, Australia.
(vid/gah)











































