"Mudik ini kan sudah menjadi masalah rutin setiap tahun. Jangan sampai ini menjadi masalah seperti tahun-tahun sebelumnya. Kemenhub harus menambah moda-moda transportasi yang ada. Menambah kapal, pesawat, atau jumlah gerbong di titik-titik arus mudik. Agar tidak ada tumpahan arus mudik yang tidak jadi berangkat. Ini tidak boleh terjadi lagi," kata anggota Komisi V DPR, Saleh Husin, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (26/7/2012).
Yang masih memprihatinkan antaralain penyeberangan laut. Jangan sampai ada kepadatan di pelabuhan transit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jalur mudik darat juga harus dibersihkan dari pasar tumpah. Agar transportasi lancar dan tidak menimbulkan kemacetan yang berpotensi kecelakaan.
"Dalam hal ini Kemenhub berkoordinasi dengan Kepolisian untuk mengantisipasi pasar-pasar tumpah yang muncul. Karena tahun-tahun sebelumnya bisa diprediksi. Ini harus diantisipasi sehingga arus lalulintasnya bisa diarahkan sehingga tidak ada arus antrean yang panjang,"katan Sekretaris FHanura DPR ini.
Yang terpenting adalah menekan angka kecelakaan. Keselamatan mudik menjadi tanggungjawab Kemenhub bersama Kepolisian.
"Data yang kami dapat dari Kemenhub jumlah korban kecelakaan itu 80 persen itu menggunakan kendaraan roda dua. Ini harus bisa diantisipasi untuk bisa diatur pemberangkatannya sehingga bergerombol diatur dikawal supaya tidak berbahaya. Kendaraan roda dua kan yang mengendarai saudara kita yang berpenghasilan rendah dan pengetahuan transportasinya juga rendah. Keselamatan mudik ini menjadi tanggungjawab Kemenhub dan Kepolisian,"pungkasnya.
(van/ega)











































