"Ini hasil razia dari Pasar Pulo Gadung, Pasar Rawamangun, Pasar Klender, Pasar Cakung, dan rumah produksi Pondok Bambu," ucap Dalari, Koordinator Sweeping Koperasi Pengrajin Tempe Tahu Indonesia (Kopti) kepada detikcom, di Jalan Persahabatan 10, Jakarta Timur (26/7/2012).
Razia yang dilakukan oleh Gabungan Koperasi Pengrajin Tahu-Tempe Indonesia (Gabkoptindo) ini merupakan bentuk protes para pengusaha tahu-tempe akibat kenaikan harga kacang kedelai yang signifikan. Razia ini sudah dilakukan dari kemarin hingga Jumat besok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2 Pabrik tahu yang didatangi langsung diacak-acak. Tahu-tahu hasil produksi pabrik itu dibuang ke jalan dan alat produksinya dirusak. Aksi itu mendapatkan perhatian warga sekitar dan menjadi tontonan. Tidak ada perlawanan, hanya terdengar adu mulut.
"Ke sini sweeping, sebelumnya sudah kita kasih edaran 3 hari mogok produksi, kalau ada yang produksi, barang disita atau dihancurkan. Kita baru sweeping ke sini sama nanti mau ke Lubang Buaya. Kita akan sweeping siapa saja yang masih produksi. Ini kan kesepakatan bersama demi kepentingan bersama," kata pengawas Primkopti, Casmito, di lokasi.
(gah/gah)











































