"Mau digeledah saya baru dengar dari media. Nggak apa-apa," kata Emir menanggapi rencana KPK menggeledah ruangannya.
Hal ini disampaikan Emir usai menemui Wakil Ketua DPR Pramono Anung, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (26/7/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Biarin aja lucu aja. Kan ini urusannya KPK. Belum ada surat dari KPK. Diperiksa dulu nggak apa-apa," kata Emir.
Dia akan kooperatif menghadapi pemeriksaan KPK. "Ya harus dong kan dipanggil bukan hanya sekali saya kooperatif. Tapi terus terang saya nggak tahu apa-apa,"kilahnya.
Lalu bagaimana dengan pencekalan tak boleh ke Luar Negeri? "Nggak apa-apa deh sekalian ngirit nggak buang-buang duit,"pungkasnya sambil tertawa.
(mei/ega)











































