"Malam minggu saat sahur dinihari 29 Juli puncak Delta Aquarids. Posisinya di atas kepala sampai barat daya," ujar Profesor Riset Astronomi Astrofisika Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin kepada detikcom, Kamis (26/7/2012).
Menurut Djamaluddin, pada saat puncak ada 20 meteor per jam yang bisa disaksikan. Memang hujan meteor ini tidak termasuk besar, namun para pencinta astronomi tentu tidak akan melewatkan fenomena yang bisa dilihat dengan mata telanjang ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hujan meteor ini terlihat dari dekat bintang terang Delta Aquarius yang berada dalam konstelasi Aquarius. Karena inilah hujan meteor tersebut dinamakan. Para ilmuwan belum mengetahui secara pasti komet asal hujan meteor Delta Aquarids. Dugaannya, hujan meteor ini berasal dari 96P/Machholz, komet yang ditemukan pada tahun 1986 oleh astronom amatir Don Machholz.
Jika Anda tidak dapat mengamati hujan meteor ini dengan baik, jangan khawatir karena pada 12-13 Agustus mendatang akan ada hujan meteor Perseids. Jumlah meteor saat puncaknya adalah 90 per jam.
(/)










































