"Bagi mereka, pedagang atau masyarakat yang merasa keberatan bisa melapor ke polisi," kata Karo Penmas Polri, Kombes Boy Rafli Amar, saat dihubungi, Kamis (26/7/2012).
Boy juga menyesalkan ada aksi razia seperti itu. Jika memang ada aspirasi yang ingin disampaikan, lanjut Boy, bisa segera dimusyawarahkan dan diambil jalan keluar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diberitakan, selama tiga hari ke depan perajin tahu dan tempe di Jakarta akan mogok membuat tahu dan tempe. Hal itu dikarenakan mahalnya harga kedelai yang merupakan bahan baku pembuatan tempe dan tahu. Bahkan ada aksi sweeping terhadap perajin tahu dan tempe yang masih berjualan di pasar.
(mok/nvt)











































