Anggota DPR Sesalkan Soal Sweeping Penjual Tempe

Anggota DPR Sesalkan Soal Sweeping Penjual Tempe

- detikNews
Kamis, 26 Jul 2012 07:59 WIB
Anggota DPR Sesalkan Soal Sweeping Penjual Tempe
Jakarta - Anggota Gabkoptindo (Gabungan Koperasi Pengrajin Tahu-Tempe Indonesia) melakukan razia terhadap penjual tempe dan tahu. Meski aksi ini merupakan reaksi untuk menekan pemerintah, tetap saja tidak elok dengan melakukan razia.

"Sikap koperasi itu saya tahu untuk membangun solidaritas, dan itu sebagai bentuk protes kepada pemerintah yang tidak mampu kendalikan harga, tetapi justru membuat rugi pedagang kecil dan konsumen," ujar anggota Komisi IV, Viva Yoga Mauladi, saat dihubungi, Kamis (26/7/2012).

Anggota koperasi justru tidak boleh membatasi pedagang kecil untuk berusaha. Bahkan Viva menilai tindakan mereka sudah melanggar HAM. Viva menyarankan supaya pemerintah untuk segera mengajak mereka berdiskusi untuk mencari jalan keluar. Pemerintah juga harus dapat melindungi setiap orang yang ingin berusaha.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hingga saat ini, tahu-tempe yang dirazia dari sejumlah pasar, antara lain pasar Rawamangun, Pasar Klender,dan Pasar Ciracas, hanya didiamkan begitu saja. Didiamkan dan menjadi berbau, menunggu untuk dibuang, menjadi sesuatu yang mubazir.

Seperti diberitakan, selama tiga hari ke depan perajin tahu dan tempe di Jakarta akan mogok membuat tahu dan tempe. Hal itu dikarenakan mahalnya harga bahan bau pembuatan kacang dan kedelai. Bahkan ada aksi sweeping terhadap perajin tahu dan tempe yang masih berjualan di pasar.

(mok/mok)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads