Koperasi Pengrajin Tahu-Tempe Razia Pasar Rawamangun

Koperasi Pengrajin Tahu-Tempe Razia Pasar Rawamangun

Silvanus Alvin - detikNews
Rabu, 25 Jul 2012 14:14 WIB
Jakarta -

Walau pengrajin tahu dan tempe sudah mendeklarasikan penghentian produksinya, namun bahan makanan yang terbuat dari kedelai itu masih diperjualbelikan di pasaran. Oleh karena itu Primer Koperasi Pengrajin Tahu-Tempe Indonesia (Primkopti) melakukan sweeping pedagang tahu-tempe di Pasar Rawamangun.

Hari Rabu (25/7/2012), pukul 13.30 WIB, sekitar 40 orang anggota Primkopti bergerak dari kantornya di Jalan Persahabatan Raya No 10, Jakarta Timur, dengan menggunakan sepeda motor. Mereka menuju Pasar Rawamangun yang berjarak kurang lebih 200 meter dari kantornya.

Tiba di pasar, anggota Primkopti yang mengenakan seragam warna biru hitam langsung menyisir para pedagang yang masih menjual tempe atau tahu. Mereka langsung menyita tahu dan tempe dari tangan pedagang yang menjualnya tanpa tedeng aling-aling.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Orangnya nggak diambil. Tahu tempenya yang diambil," seru anggota Primkopti.

Pedagang-pedagang yang masih menjual tempe tahu hanya bisa melongo melihat dagangannya diambil paksa tanpa bayar. Anggota Primkopti mengaku hal ini sebagai bagian dari libur bersama tempe tahu.

"Tanggal 25-27 libur bersama karena kacang kedelai terlalu mahal," kata seorang anggota Primkopti yang tidak mau disebutkan namanya.

Dari operasi yang berlangsung sekitar 15 menit itu, beberapa anggota Primkopti terlihat menenteng 2 kantong plastik berisi tempe-tahu. Belum tahu akan diapakan tempe tahu itu, tetapi untuk sementara tempe tahu itu akan dikumpulkan di kantor Primkopti.

(gah/nwk)



Berita Terkait