1. Kendaraan Umum
|
|
Beberapa kasus pelecegan seksual membuat pengelola transportasi umum memisahkan tempat duduk perempuan dan laki-laki, seperti di bus TransJakarta, kini ada area khusus perempuan di bagian depan bus. KRL Commuter Line juga sudah memiliki 2 gerbong khusus perempuan pada tiap rangkaiannya.
Terbalik dengan bus TransJ dan KRL, di angkutan kota pelecehan seksual justru harus diwaspadai bila angkot itu sepi. Berikut sekelumit kasus pelecehan seksual di kendaraan umum.
Terakhir Kasus pelecehan seksual diduga terjadi di KRL Depok arah Jatinegara pada awal Juli 2012 ini. Menurut petugas Stasiun Sudirman, korban menyebut pria pelaku tindakan asusila ini mengeluarkan alat vitalnya dan melakukan masturbasi di dalam gerbong kereta.
Di angkot, pelecehan seksual itu lebih sadis hingga merenggut nyawa korbannya seperti yang dialami perempuan yang diperkosa bergiliran di atas angkot D-02 jurusan Lebak Bulus-Pondok Labu pada September 2011. Kemudian, mahasiswa Universitas Bina Nusantara dibunuh oleh sopir tembak angkot M24 jurusan Slipi-Binus-Kebon Jeruk, setelah diperkosa bergiliran pada Agustus 2011.
Perkosaan juga dialami perempuan warga Depok, Jawa Barat, pada Desember 2011. Pelakunya adalah tiga sopir angkot M-26 jurusan Kampung Melayu - Pondok Gede. Pelaku tidak hanya memperkosa korban, tapi mengambil barang korbannya.
Berdasarkan data Polda Metro Jaya, kejahatan di angkot selama 2011 semakin sadis dan masih menghantui di tahun 2012 ini. Terakhir, 23 Juli 2012 seorang karyawati 31 tahun hampir mengalami pemerkosaan di angkot C-01. Karyawati yang naik dari daerah Bendungan Hilir, Jakarta Selatan mendapati sudah ada 4 penumpang laki-laki di dalamnya. Percobaan pemerkosaan yang hampir terjadi di kawasan Lapangan Banteng ini berhasil diketahui setelah seorang anggota Kopassus mengejar angkot ini.
2. Toilet
|
|
Perekam itu diketahui bernama Yogi dan bertempat tinggal di Bintaro. Pihak FX langsung menangani kasus itu, dan membawa pelaku ke Polsek Tanah Abang.
Pada 13 Juni 2012 lalu, turis pria asal Singapura Ong sengaja mengintip ke dalam bilik toilet yang tengah digunakan oleh wanita di lantai 11 gedung Amoda, Jalan Bukit Bintang, Malaysia.
Korban yang saat itu menyadari ada seseorang yang mengintipnya di dalam toilet, langsung mengejar Ong hingga keluar. Ong tertangkap dan dijatuhi hukuman 4.500 ringgit atau Rp 13,3 juta karena mengintip seorang wanita di toilet.
3. Ruang Ganti
|
(Ilustrasi: knoxgardner.com)
|
"Pria itu bertanya kepada si wanita berapa umur sang bayi dan mencoba membuka percakapan," kata juru bicara Kepolisian Victoria.
Saat itulah, laki-laki itu mendadak meletakkan tangannya ke payudara wanita tersebut. Setelah itu dia langsung melesat pergi. Ibu yang kaget itu langsung melaporkan kejadian ini ke polisi.
Kasus meletakkan kamera perekam di ruang ganti juga banyak dilaporkan.
4. Jembatan Penyeberangan Orang (JPO)
|
|
Selepas maghrib ketika dirinya melewati jembatan penyeberangan Buncit Indah, Jakarta Selatan, seorang pria muda tanpa malu mempertontonkan alat kelaminnya. Penerangan yang memadai di JPO mengurangi tindakan pelecehan itu.
Tindak perampokan juga juga rawan di fasilitas umum ini.
5. Lift
|
(dok ltfexpert.com)
|
Para wanita yang menjadi korban pria ini memiliki usia yang bervariasi, ada yang berusia 20 tahun dan ada yang 41 tahun. Si pelaku dilaporkan kerap menaiki lift dari lantai dasar dan kemudian melakukan aksi cabulnya ketika korban hendak keluar lift.
Hasil penyelidikan awal menunjukkan, pelaku setidaknya pernah melakukan 3 kali pencabulan terhadap para korban. Polisi menjerat dengan pasal pencabulan dan persidangan terhadapnya akan mulai digelar pada 11 Juli. Jika terbukti bersalah dalam kasus ini, si pelaku terancam hukuman maksimal 2 tahun penjara atau hukuman denda dan hukuman cambuk, atau kombinasi dari semua hukuman tersebut.
Pada Selasa 20 Juli 2010, website Singapore Police Force (SPF) merilis penangkapan pria 43 tahun yang melakukan perampokan di lift di pemukiman penduduk di Clarence Lane dan Jalan Rumah Tinggi.
Peristiwa perampokan terjadi pada 13 Juli 2010 sekitar pukul 07.45 pagi.
Tersangka menyerang seorang wanita berusia 56 tahun dan merampok harta korban seperti ponsel, uang senilai 20 dolar Singapura dan kartu pelanggan transportasi terpadu EZlink, kalung berliontin emas senilai 1.247 dolar dan sejumlah barang pribadi lainnya. Tersangka dijerat pasal perampokan yang membuat korban terluka dengan ancaman hukuman 5 hingga 20 tahun penjara plus hukum cambuk maksimal 12 kali.
Insiden perampokan di lift terjadi di Malayasia pada 4 Mei 2010 pukul 20.00 WIB. Video perampokan di lift ituberedar lewat BBM dan Twitter. Insiden itu terjadi di kondominum Ridzuan, berseberangan dengan Sunway Pyramid, Kuala Lumpur.
The Sun melansir, kedua korban adalah perempuan berusia 28 dan 35. Korban mengalami luka meskipun tidak serius. Perampok berhasil membawa kabur harta korban, kerugian lebih 1.000 ringgit.
Di Indonesia, seorang gadis nyaris dirampok saat berada di dalam lift RS Thamrin Internasional, Salemba, Jakarta Pusat pada Kamis 22 Juli 2010 pukul 09.00 WIB. Saat sedang memainkan HP-nya, gadis itu ditodong pisau, diminta HP dan tasnya oleh seorang pria berkemeja kotak-kotak dan bertopi abu-abu. Beruntung tak ada barang yang berpindah tangan karena lift keburu terbuka dan pria penodong itu lari keluar lift.
Akhir-akhir ini, banyak mal dan gedung yang memiliki lift ber-CCTV untuk memantau keamanannya.
Halaman 2 dari 6











































