"Kalau kita lihat, meski survei partai turun, kecenderungan survei Pak Hatta makin naik. Perlu ada yang cara lebih tepat, agar bagaimana partai juga bisa terkena imbasnya," kata Teguh saat berbincang dengan detikcom, Selasa (24/7/2012).
Menurut Teguh, kesibukan Hatta Rajasa sebagai Menko Perekonomian turut berperan dalam penurunan elektabilitas PAN di survei. Namun, dia menjelaskan, hal tersebut menjadi bukti bahwa Ketum PAN bukanlah menteri yang sibuk mengurus partai.
"Sebenarnya (hasil survei) ini bisa kita pahami, karena memang selama ini fokus Pak Hatta sebagai Menko benar-benar didahulukan. Ini menepis anggapan bahwa menteri Ketum Parpol hanya sibuk mengurus partai," ujarnya.
Berdasarkan hasil survei Litbang Kompas, PAN mengalami penurunan suara dibanding pemilu lalu. Bila pemilu digelar saat ini, PAN hanya akan mendapat 1,8 persen suara. Lebih kecil dari pemilu lalu yang mendapat 2,5 persen suara.
(tor/ega)











































