"Fenomena ini menunjukkan fenomena survei, kita kan tahu sendiri, fenomena survei di DKI tidak berlaku," kata Pramono kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (24/7/2012).
Pramono mengacu pada hasil survei beberapa lembaga survei untuk putaran pertama pilgub DKI 2012 beberapa waktu lalu. Hasil survei yang menempatkan cagub petahana Fauzi Bowo sebagai pemenang bisa dikatakan meleset setelah hasil perhitungan suara menempatkan Jokowi sebagai pemenang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Litbang Kompas melakukan jajak pendapat pada 16-19 Juli 2012 di 33 ibu kota provinsi. Jumlah responden 1.008 orang dengan sampling error 3,1 persen.
(tor/ega)











































