Tanggapi Survei Kompas, PDIP: Survei Terbukti Tidak Selalu Berlaku

Tanggapi Survei Kompas, PDIP: Survei Terbukti Tidak Selalu Berlaku

Ahmad Toriq - detikNews
Selasa, 24 Jul 2012 13:20 WIB
Tanggapi Survei Kompas, PDIP: Survei Terbukti Tidak Selalu Berlaku
Jakarta - Berdasarkan hasil survei yang dilakukan Kompas, PDIP disebut akan mengalami penurunan suara jika pemilu digelar saat ini. Politisi senior PDIP, Pramono Anung, mengaku tak ambil pusing dengan hasil survei.

"Fenomena ini menunjukkan fenomena survei, kita kan tahu sendiri, fenomena survei di DKI tidak berlaku," kata Pramono kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (24/7/2012).

Pramono mengacu pada hasil survei beberapa lembaga survei untuk putaran pertama pilgub DKI 2012 beberapa waktu lalu. Hasil survei yang menempatkan cagub petahana Fauzi Bowo sebagai pemenang bisa dikatakan meleset setelah hasil perhitungan suara menempatkan Jokowi sebagai pemenang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nah dalam hasil survei Kompas, PDIP disebut mengalami sedikit penurunan. Ada 9,4 persen yang pemilih PDIP pada pemilu lalu, namun bila pemilu diadakan saat ini pemilih PDIP hanya 9,1 persen.

Litbang Kompas melakukan jajak pendapat pada 16-19 Juli 2012 di 33 ibu kota provinsi. Jumlah responden 1.008 orang dengan sampling error 3,1 persen.

(tor/ega)


Berita Terkait