"Dari hasil pemeriksaan tidak punya SIM, mobil itu milik orangtuanya. Jadi memang dia keturunan India. Bapaknya namanya Sutrisna Tirta Dinata Daglani," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, saat dihubungi, Selasa (24/7/2012).
Rikwanto mengatakan, saat ini polisi masih memeriksa Dharshan. Hal ini disebabkan sore hingga malam kemarin Dharshan terganggu fisik dan psikisnya. "Jadi hari ini dilanjutkan lagi pemeriksaannya," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dharshan ngebut dengan Merct mulusnya pada Senin pukul 3 dinihari. Karena pengaruh alkohol, dia tak bisa mengendalikan mobilnya sehingga menerjang 3 orang yang sedang mengopi di Bundaran HI. Penjual kopi keliling bersepeda, Haryanto, tewas sedang dua lainnya terluka. Dharshan dijerat 3 pasal yaitu pasal 281, 310 dan 311 UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
(nal/nrl)










































