"(Korban) mau dirampok. Karena (korban) berteriak, (lalu) diikuti motor, akhirnya (korban) diturunkan," kata sumber detikcom di Polres Jakarta Pusat, Selasa (24/7/2012).
Di dalam angkot tersebut, korban dan para pelaku sempat tarik menarik tas. Karena korban berteriak dan mengundang perhatian seorang anggota TNI di sekitar lokasi kejadian, pelaku melepaskannya. Namun telepon seluler karyawati tersebut hilang.
"Pelaku merampas tasnya. (Korban) Dia pegang erat-erat. Dia berontak lalu teriak. Tapi HP-nya berhasil diambil. Tasnya nggak sempat," jelasnya.
Informasi humas Polda Metro Jaya, seorang karyawati nyaris diperkosa di dalam angkot B 1106 VTX di Jl Lapangan Banteng, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Ada anggota TNI yang mendengar teriakan korban sehingga aksi pelaku gagal. Seorang pelaku akhirnya berhasil ditangkap dan diserahkan ke Polres Jakarta Pusat.
(gus/nrl)











































