"Timses sudah lapor ke polisi, biar disidik. Basisnya bukti dan fakta hukum aja biar tidak fitnah," kata Timses Jokowi, Eva Kusuma Sundari, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (23/7/2012).
Eva mengaku tim sukses Jokowi terus mengumpulkan bukti tambahan. Karena kampanye SARA diserukan banyak pihak.
"Saya pusing juga sebagai tim Jokowi. Ustad-ustad bilang jangan pilih non muslim. Termasuk di twitter juga," katanya.
Anggota Komisi III DPR ini berharap kampanye SARA dapat diproses polisi. Agar nilai demokrasi tidak ternodai oleh kampanye tidak sehat semacam ini.
"Ada yang mencoba menarik demokrasi kita untuk menarik-narik isu ke belakang," pungkasnya.
(van/mad)











































