Pantau Harga Sembako, Gubernur Jateng Bagi-bagi Duit di Pasar

Pantau Harga Sembako, Gubernur Jateng Bagi-bagi Duit di Pasar

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Senin, 23 Jul 2012 12:19 WIB
Pantau Harga Sembako, Gubernur Jateng Bagi-bagi Duit di Pasar
Gubernur Jateng Bibit didampingi istri dan Plt Walikota Semarang Hendrar Prihadi memantau Pasar Jatingaleh (angling ap/detikcom)
Semarang - Tursinah, warga Jatingaleh, Semarang terkejut ketika sedang berbelanja bahan pokok di pasar Jatingaleh. Pundaknya ditepuk dan ia disodori uang Rp 100 ribu oleh Gubernur Jateng, Bibit Waluyo. Ia pun diminta gubernur untuk membagi rata uang tersebut kepada dua pembeli lainnya di kios yang sama.

"Enggak tahu mimpi apa semalam tiba-tiba dapat rezeki. Tadinya mau beli telur seperempat kilogram, tapi karena dikasih bapak (Gubernur) jadi beli satu kilo," katanya di pasar Jatingaleh, Jalan Teuku Umar, Semarang, Senin (23/7/2012).

Tidak hanya Tursinah, beberapa pembeli dan penjual juga mendapatkan rezeki nomplok dari gubernur. Meski demikian, tidak semua merasa senang dengan hadiah dari Bibit Waluyo tersebut. Wanita penjual bubur, Kusyanto justru mengaku rugi setelah diberi uang Rp 150 ribu.

"Tadi dikasih uang, tapi disuruh membagikan telor yang saya beli kepada penjual dan pembeli di sini (Pasar Jatingaleh). Saya jadi rugi sekitar Rp 100 ribu," akunya.

Gubernur Jateng didampingi Plt Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengunjungi Pasar Jatingaleh untuk memantau harga kebutuhan pokok pada bulan Ramadan. Dari hasil pemantauan di salah satu pasar terbesar di Semarang tersebut, tidak ada kenaikan harga yang signifikan.

"Ternyata stabil kok. Kenaikan harga masih terkendali, bahkan harga telur justru turun harga," kata Bibit.

Gubernur menyampaikan untuk daerah lain di Jawa Tengah tidak perlu khawatir karena harga di Semarang sudah layak di jadikan patokan. "Ibukota provinsi saja bisa stabil, daerah lain juga harus bisa. Lagipula pasar di kota mengambil dari desa, jadi seharusnya di desa tidak mungkin lebih tinggi dari kota," tutur Bibit.

"Untuk Jawa Tengah, stok bahan pokok cukup dan harga stabil," imbuh Gubernur.

UPTD Pasar Jatingaleh, Samdhono mengatakan beberapa harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga seperti daging sapi yang tadinya sekitar Rp 65 ribu menjadi Rp 70 ribu per kilogram, lalu daging ayam dari Rp 25 ribu menjadi Rp 28 ribu.

"Untuk gula tidak terlalu signifikan karena dari Rp 12 ribu menjadi Rp 11 ribu per kilonya," ujar Samdhono.

Sementara Plt Wali Kota Semarang menambahkan, pihaknya sudah menghubungi pihak terkait untuk memantau agar tidak ada lonjakan kenaikan harga menjelang Lebaran. Oleh sebab itu rencananya pemantauan akan dilakukan lagi H-5.

"Nanti tanggal 8 dan 9 Agustus juga akan diadakan pasar murah di setiap kecamatan agar harga kebutuhan pokok tidak melambung sekaligus membantu warga yang kurang mampu," terang Hendrar.

(alg/trw)


Berita Terkait