"Kejadiannya Minggu kemarin, pas mau buka puasa. Kita sudah amankan dua orang tadi pagi," kata Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Wahyu Widodo saat dihubungi detikcom, Senin (23/7/2012).
Menurut Wahyu, penyidik masih mendalami keterlibatan kedua orang ini dalam keributan tersebut. Apa peran keduanya masih didalami.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wahyu mengatakan keributan berawal dari adanya kegiatan pengaspalan jalan di daerah perbatasan Kembangan, Jakarta Barat dengan Ciledug, Tangerang. Sekelompok orang ini melakukan pengamanan atas kegiatan itu. Kegiatan pengaspalan ini mengakibatkan penutupan jalan.
"Mereka ribut dengan warga setempat, pedagang takjil. Mereka minta supaya jalan ditutup dengan portal. Sementara aturannya kan aspal itu di malam hari. Akhirnya terjadi cekcok," jelasnya.
Akibat bentrokan ini, seseorang yang hendak melerai keributan terluka. Orang ini terserempet senjata tajam.
"Ada yang pulang ke rumah. Dia manggil kakaknya. (Kelihatannya bawa senjata), lalu ada yang menghalangi benturan, dia keserempet senjata tajam," ungkapnya.
(gus/nrl)











































