Dicipinangkan, Ba'asyir Kaget

Tak Sempat Bawa Barang

Dicipinangkan, Ba'asyir Kaget

- detikNews
Rabu, 25 Agu 2004 14:04 WIB
Jakarta - Amir Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) Abu Bakar Ba'asyir mengaku terkejut atas pemindahan dirinya dari tahanan Pola Metro Jaya ke LP Cipinang. Akibatnya, dia tidak sempat membawa barang-barang miliknya yang kini tertinggal di Polda.Hal itu ditakan Ba'asyir dalam jumpa pers di lantai dua LP Cipinang, Jl.Bekasi Raya, Jaktim, Rabu (25/8/2004). Ba'asyir yang mengenakan pakaian putih khasnya didampingi Kepala LP Cipinang, Djoko Mardjo dan tim pengacara."Mulai hari ini tanpa diberitahu, tiba-tiba dialihkan ke Kejaksaan karena prosesnya sudah selesai. Dan karena tidak diberitahu, barang-barang tidak sempat saya bawa," kata Ba'asyir.Menanggapi surat dakwaan bahwa dia terlibat bom Marriott, Ba'asyir yakin itu dilakukan polisi karena takut pada AS. "Saya masih yakin bahwa gerakan polisi ini karena takut pada ancaman AS, dalam hal ini khususnya Bush yang ditakdirkan Allah sebagai musuh Islam," ungkapnya.Oleh karena itu Ba'asyir tidak bersedia menandatangani berkas-berkas apa pun karean dakwaan itu bukan atas nama hukum. "Saya tidak mau bekerja sama dengan orang yang berbuat mungkar," tandasnya.Menanggapi surat yang ditujukan pada Ba'syir dari salah seorang yang mengaku selesai mengikuti pendidikan di Mindanao yang ditunjukkan salah satu jaksa padanya, Ba'asyir menegaskan surat itu rekayasa. Alasannya, tidak ada satu pun muridnya yang ke Filipina. "Itu hanya rekayasa saja, nulis kepadanya saja salah," tegas Ba'asyir. (nrl/)


Berita Terkait