"Jadi sudah tepat sekarang Pak SBY mengatakan itu. Karena kalau tidak diingatkan para menteri tidak meningkatkan kinerjanya dan lebih fokus mengurus partai. Jadi peringatan itu sudah tepat sasaran," kata Ruhut kepada detikcom, Sabtu (21/7/2012).
Namun demikian dia yakin sekali para menteri akan tetap bertahan di kabinet. Meski mereka tahu, perjuangan partainya di Pemilu 2014 tidaklah mudah, apalagi menghadapi peningkatan ambang batas parlemen hingga 3,5 persen untuk Pemilu 2014.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ruhut memahami partai perlu cukup modal untuk menghadapi Pemilu 2014. Namun demikian para menteri tersebut paling tidak harus mendengarkan teguran SBY dan bekerja lebih giat lagi. Dalam bahasa Ruhut, menteri-menteri asal parpol tersebut harus tahu malu.
"Ya itulah, mestinya menteri-menteri itu kan malu karena Pak SBY sudah bekerja sangat baik tapi mereka ketinggalan. Mereka seharusnya bersyukur sudah diberikan kepercayaan dan mereka harus membuktikan dengan meningkatkan kinerjanya," pungkasnya.
Lima parpol anggota koalisi memang telah menyatakan tak akan menarik menterinya di kabinet. Mereka yakin menteri-menteri mereka di kabinet sudah bekerja all out di kementerian sehingga tak perlu mengundurkan diri atau ditarik mundur dari kabinet.
(van/ndr)










































